TABLOIDTIRAI.COM - Kawasan wisata Gunung Bromo resmi ditutup total menyusul kebakaran hutan yang meluas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Penutupan dilakukan di seluruh akses masuk kawasan, mulai dari Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, hingga Senduro.
Penutupan berlaku sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan. Kebijakan tersebut berdampak terhadap wisatawan yang sebelumnya telah melakukan pemesanan tiket kunjungan ke Gunung Bromo.
Meski demikian, wisatawan yang telah membeli tiket tidak perlu khawatir. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menyediakan dua pilihan bagi pengunjung yang terdampak penutupan, yakni melakukan penjadwalan ulang atau reschedule serta mengajukan pengembalian dana atau refund.
Mengacu pada informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi @bbtnbromotenggersemeru, wisatawan yang memiliki tiket kunjungan pada periode penutupan dapat mengajukan refund maupun reschedule.
Pengajuan dilakukan dengan mengisi formulir khusus yang telah disiapkan oleh pengelola. Informasi mengenai tata cara dan petunjuk pengisian formulir akan disampaikan langsung oleh admin portal pemesanan kepada wisatawan.
Wisatawan diminta mengikuti instruksi yang diberikan admin portal agar proses pengajuan refund maupun reschedule dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
BB TNBTS menjelaskan, penutupan seluruh akses menuju kawasan Gunung Bromo dilakukan untuk memastikan keselamatan pengunjung sekaligus mendukung proses pemadaman kebakaran.
Petugas gabungan hingga kini masih melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik kawasan hutan dan Kaldera Bromo. Seluruh pihak juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di dalam kawasan hutan sampai kondisi dinyatakan aman dan kondusif.
Imbauan tersebut ditujukan kepada wisatawan, masyarakat sekitar, maupun penyedia jasa perjalanan atau trip wisata yang melakukan aktivitas di kawasan TNBTS.
Kebakaran di kawasan wisata Gunung Bromo mulai terjadi pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Menyusul kejadian tersebut, BB TNBTS sebelumnya telah melakukan penutupan sebagian kawasan wisata hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Akses wisata dari arah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang juga masih ditutup sementara. Proses pemadaman dilakukan oleh BPBD bersama petugas gabungan dengan mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya satu unit truk pemadam kebakaran, satu unit truk tangki BPBD Jawa Timur, satu unit mobil L300 yang membawa tandon air, serta satu unit drone water spray.
Upaya pemadaman juga mendapat dukungan dari udara melalui helikopter water bombing jenis PK-DBM milik BNPB. Helikopter tersebut dikerahkan untuk membantu menangani titik-titik kebakaran yang sulit dijangkau melalui jalur darat. (TN)
#Kebakaran #Bromo #Wisata tutup