TABLOIDTIRAI.COM – Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, memulai agenda visitasi ke sejumlah lokasi pemusatan latihan nasional (pelatnas) cabang olahraga di Provinsi Bali, Kamis (16/7). Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan atlet Indonesia menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan berlangsung pada September hingga Oktober mendatang.
Selama sehari penuh, Todotua bersama tim melakukan peninjauan ke tiga cabang olahraga, yakni atletik, skateboard, dan surfing. Kegiatan tersebut bertujuan melihat secara langsung kondisi para atlet, fasilitas latihan yang digunakan, serta perkembangan program pembinaan yang sedang dijalankan.
"Kami ada di sini untuk bisa memastikan atlet-atlet kita itu bisa bertanding secara maksimal di Asian Games," kata Todotua di lokasi pelatihan.
Agenda pertama membawa Todotua mengunjungi pelatnas atletik di kawasan Pantai Sanur. Di sana, ia bertemu dengan atlet senior Indonesia, Maria Natalia Londa, yang merupakan spesialis nomor lompat jauh (long jump) dan lompat jangkit (triple jump). Kehadiran tim CdM mendapat apresiasi dari Maria Natalia Londa yang menyampaikan rasa terima kasih melalui akun Instagram resmi CdM Asian Games 2026.
"Terima kasih atas dukungan nyata yang diberikan Bapak, datang langsung ke tempat kami berproses," tulis Maria Natalia Londa.
Setelah dari Pantai Sanur, rombongan melanjutkan kunjungan ke pelatnas skateboard. Di lokasi tersebut, Todotua bertemu dengan Sanggoe Darma Tanjung, peraih medali perak Asian Games Hangzhou 2022, serta Mikhayla Shanum Caya. Keduanya dipersiapkan untuk berlaga pada nomor Street Mens dan Park Womens di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Pelatih skateboard, Anthony Adam Caya, menyampaikan target timnya untuk meraih tiga medali dari delapan atlet yang dipersiapkan menuju ajang tersebut.
"Target kami 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Total ada delapan atlet yang akan bertanding di Asian Games," ujarnya.
Rangkaian visitasi di Pulau Dewata kemudian ditutup di kawasan Kuta. Bersama jajarannya, Todotua mengunjungi Gym Mamaka Hotel Kuta guna memantau secara langsung program latihan fisik dan kebugaran yang dijalani atlet cabang olahraga surfing.
Menanggapi alasan dipilihnya tiga cabang olahraga dalam kunjungan perdananya itu, Todotua menegaskan bahwa seluruh cabang olahraga mendapat perhatian yang sama dari kontingen Indonesia.
Menurutnya, tidak ada cabang olahraga yang dipandang lebih penting dibandingkan cabang lainnya. Seluruh atlet yang berjuang membawa nama Indonesia berhak memperoleh dukungan, perhatian, dan fasilitas terbaik.
"Bagi kami, tidak ada cabang olahraga yang lebih penting daripada yang lain. Setiap atlet yang mengenakan Merah Putih berhak mendapatkan perhatian, dukungan, dan fasilitas terbaik," ujar Todotua di sela-sela kunjungannya. (Tirai/Cakpalah)
#Asian Games 2026 #Todotua Pasaribu #Atlet Indonesia