290 Asrama Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu di Kampar Kiri Dilalap Api

290 Asrama Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu di Kampar Kiri Dilalap Api

TABLOIDTIRAI.COM — Kebakaran hebat terjadi di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Burhanuddin Kuntu, Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (10/8) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut menghanguskan sebanyak 290 bangunan asrama yang berada di lingkungan pondok pesantren.

Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Rusyandi Zuhri Siregar, mengatakan kobaran api pertama kali diketahui oleh dua orang santri, Furqon (14) dan Wahid (14). Keduanya saat itu sedang melintas di sekitar area kompleks asrama.

Kedua santri tersebut kemudian melihat api muncul dari salah satu bangunan asrama. Mereka langsung berlari untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada pengurus pondok dan warga sekitar.

Mendapat informasi tersebut, warga bersama para santri berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya, seperti ember dan gayung.

Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan kobaran api. Api dengan cepat merambat ke bangunan asrama lainnya karena sebagian besar bangunan di kompleks pondok terbuat dari material kayu.

"Kondisi pondok memang terbuat dari kayu, api cepat menjalar dan sulit dipadamkan di lokasi," ujar Rusyandi, dilansir dari Cakaplah.com, Selasa (11/8).

Petugas pemadam kebakaran dari perusahaan sekitar bersama dinas terkait kemudian datang ke lokasi untuk membantu proses pemadaman.

Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran sekitar pukul 00.10 WIB.

Dari hasil pendataan, sebanyak 290 asrama di Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu dinyatakan hangus terbakar.

"Total ada 290 asrama hangus terbakar di Ponpes Syekh Burhanuddin tadi malam," kata Rusyandi.

Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Saat kebakaran berlangsung, para santri sedang melaksanakan salat Isya di masjid sehingga tidak berada di dalam bangunan asrama.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiel ditaksir mencapai Rp3.045.000.000.

"Kalau kerugian materil diperkirakan Rp3.045.000.000," jelas Rusyandi.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan Polsek Kampar Kiri. Polisi telah mengamankan lokasi kejadian dan sejumlah barang bukti untuk membantu proses penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu diketahui memiliki sejarah panjang. Berdasarkan data yang dihimpun, pondok pesantren tersebut pertama kali didirikan oleh KH. Dr. Angku Mudo Djamarkn pada 1 Februari 1973.

Seiring berjalannya waktu, Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu terus berkembang dan menambah berbagai fasilitas untuk menunjang kebutuhan para santri. (TN)

#Kebakaran #Ponpes #290 Asrama