TABLOIDTIRAI.COM — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H Muklisin, menegaskan dirinya tidak menggunakan staf khusus dalam menjalankan pemerintahan.
Demikian disampaikan sumber internal Pemda Kuansing, yang enggan disebut nama karena status ASN nya dan merupakan orang dekat Mukhlisin.
Dikatakannya, pemerintah Kabupaten Kuansing telah memiliki perangkat pemerintahan yang cukup untuk membantu menjalankan roda pemerintahan, mulai dari sekretaris daerah, jajaran asisten hingga kepala organisasi perangkat daerah. “Pak Plt sudah tidak menggunakan stafsus bupati. Beliau sudah banyak pembantu di pemerintahan, ada sekda, jajaran asisten dan kepala dinas,” ujarnya, Minggu (9/8).
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengatasnamakan bupati maupun staf khusus untuk meminta uang kepada perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kuansing. “Tidak ada lagi pihak-pihak yang mengatasnamakan Plt bupati untuk meminta uang ke perusahaan,” tegasnya.
Menurut sumber, staf khusus yang sebelumnya ada merupakan bagian dari pemerintahan Bupati Kuansing sebelumnya, Suhardiman Amby. “Stafsus sudah bubar dengan sendirinya. Stafsus yang lama itu produk Bupati Suhardiman Amby,” katanya.
Ia menambahkan, pada masa kepemimpinan Plt Bupati Mukhlisin, pihak yang mengaku sebagai staf khusus tidak diperbolehkan meminta uang kepada perusahaan atau instansi lainnya.
Selain persoalan staf khusus, dikatakan sumber, Muklisin meminta perusahaan yang beroperasi di Kuansing berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Ia secara khusus mendorong perusahaan membantu memperbaiki ruas jalan yang digunakan untuk aktivitas operasional mereka. “Tidak perlu saya disogok. Cukup perbaiki jalan dan tunaikan CSR untuk rakyat saya. Saya sudah bersyukur,” kata sumber, menirukan perkataan Mukhlisin.
Menurutnya, perusahaan dapat bergotong royong bersama pemerintah daerah memperbaiki jalan rusak secara bertahap.
Ia mencontohkan ruas jalan dari Kecamatan Hulu Kuantan menuju Simpang Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, yang dilalui sejumlah perusahaan perkebunan. “Kalau bergotong royong secara bertahap, ruas jalan yang rusak di titik ini bisa terselesaikan,” ujarnya.
Menurut Muklisin, hampir seluruh wilayah Kuansing memiliki perusahaan yang menggunakan jalan kabupaten untuk aktivitas operasional, di antaranya Kuantan Mudik, Singingi, Singingi Hilir, Logas Tanah Darat dan Cerenti.
Plt Bupati tidak menetapkan jumlah kilometer jalan yang harus diperbaiki oleh setiap perusahaan. Menurutnya, yang terpenting adalah adanya kontribusi nyata terhadap infrastruktur yang digunakan. “Tidak harus berapa kilometer keterlibatannya. Tetapi harus ada. Kan jalannya dilewati setiap hari. Kalau jalannya baik, aktivitas akan lancar dan jarak tempuh semakin cepat,” kata sumber.
Lebih lanjut, kata sumber, Muklisin disebut mengapresiasi perusahaan yang telah membantu pemerintah memperbaiki jalan rusak di sejumlah wilayah Kuansing.
“Terima kasih kepada perusahaan yang sudah terlibat membantu memperbaiki ruas jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Kuansing. Tinggal mana yang belum kita ajak. Ini untuk semuanya, Pak Plt senang sekali," tutup sumber. (JN)
#Plt Bupati Kuansing #Stafsus Bupati Kuansing #Mukhlisin Kuansing