TABLOIDTIRAI.COM - Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di sekitar keramba ikan milik warga di Pulau Belimbing II, Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (25/8). Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan langsung menarik perhatian masyarakat sekitar.
Mayat itu pertama kali ditemukan oleh dua warga yang tengah membersihkan keramba ikan milik mereka. Saat membersihkan bagian jaring, keduanya melihat sesuatu yang mencurigakan hingga akhirnya mendapati bagian jari tangan manusia tersangkut di jaring.
Setelah dilakukan pemeriksaan di sekitar lokasi, warga menemukan jasad seorang laki-laki yang berada di sekitar keramba tersebut. Kondisinya sudah membusuk dan diduga telah berada di dalam air selama beberapa waktu.
Penemuan tersebut kemudian dikaitkan warga dengan seorang pria yang sebelumnya dilaporkan terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Kecamatan Kuok, pada Selasa (4/8). Ketika kejadian itu berlangsung, sepeda motor milik pria tersebut ditemukan ditinggalkan di sekitar jembatan. Tim gabungan juga sempat melakukan pencarian terhadap korban.
"Sepertinya ini yang terjun dari Jembatan Rantau Berangin lalu," ujar salah seorang warga di lokasi.
Pria yang sebelumnya dilaporkan terjun dari jembatan tersebut diketahui bernama Boiko Gulo. Ia disebut merupakan staf pelayanan di salah satu gereja di Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu.
Meski demikian, polisi belum memastikan identitas jasad yang ditemukan di Pulau Belimbing II tersebut sebagai Boiko Gulo.
Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Rully Chairullah membenarkan adanya penemuan jasad laki-laki tersebut. Polisi juga telah menghubungi keluarga Boiko Gulo terkait penemuan tersebut.
"Dugaan sementara penemuan jasad tersebut adalah tubuh Boiko Gulo, namun kita belum bisa memastikan. Kita masih menunggu hasil dari pihak forensik terlebih dahulu. Akan tetapi, pihak keluarganya telah kita hubungi," ujar Rully.
Usai dievakuasi dari lokasi, jasad tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Bangkinang. Pemeriksaan dilakukan untuk kepentingan identifikasi serta proses pembersihan sebelum jasad diserahkan kepada pihak keluarga.
"Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum Bangkinang guna pemeriksaan identitas dan pembersihan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," pungkasnya.
Saat ini, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan identitas jasad sekaligus mengetahui penyebab kematiannya.
Warga berharap proses identifikasi dapat segera diselesaikan agar keluarga memperoleh kepastian setelah hampir tiga pekan menunggu kabar mengenai keberadaan Boiko Gulo. Hingga berita ini ditulis, pemeriksaan terhadap jasad masih berlangsung dan kepastian identitas akan disampaikan setelah hasil resmi dari pihak berwenang keluar. (TN)r.
#Penemuan mayat #Pulau Belimbing II #Laki laki