TABLOIDTIRAI.COM - Luasan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau sepanjang 2026 telah mencapai 19.058 hektare. Data tersebut tercatat sejak awal Januari hingga (6/9).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDP) Provinsi Riau, Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan luasan Karhutla paling besar, yakni mencapai 8.498 hektare.
Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Pelalawan dengan luas lahan terbakar 6.705 hektare. Kemudian Indragiri Hilir (Inhil) 1.144 hektare, Indragiri Hulu (Inhu) 636 hektare, Dumai 560 hektare, Rokan Hilir (Inhil) 454 hektare, Siak 406 hektare, Kepulauan Meranti 298 hektare, Kampar 144 hektare, Pekanbaru 103 hektare, Kuantan Singingi (Kuansing) 71 hektare, dan Rokan Hulu 34 hektare.
Dari total 12 kabupaten/kota yang terdampak Karhutla tersebut, masih terdapat empat daerah yang ditemukan titik api. Keempat wilayah itu yakni Indragiri Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hulu.
Di Kabupaten Indragiri Hilir tercatat delapan titik api, sedangkan Bengkalis masih terdapat dua titik. Sementara itu, Kepulauan Meranti dan Indragiri Hulu masing-masing terpantau satu titik api.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, membenarkan bahwa luas lahan yang terbakar di wilayah Riau sepanjang 2026 telah mencapai sekitar 19 ribu hektare.
"Kita terkena Karhutla sudah 19 ribu hektare," ujar SF Hariyanto, Senin (7/9).
Meski demikian, SF Hariyanto menyampaikan bahwa kondisi Karhutla di Riau saat ini mulai menunjukkan perbaikan. Pemerintah bersama berbagai pihak terus melakukan penanganan untuk memadamkan api sekaligus mencegah munculnya titik api baru.
"Kita sudah melakukan upaya penanganan Karhutla sesuai SOP. Dan Alhamdulillah kita sama-sama berdoa Karhutla bisa dihentikan," katanya.
Menurut SF Hariyanto, penanganan Karhutla di Riau dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai stakeholder. Unsur TNI, Polri, Manggala Agni hingga masyarakat turut dilibatkan dalam upaya pengendalian kebakaran.
"Pokoknya kita tidak bekerja sendiri, Polri tidak bekerja sendiri, TNI tidak kerja sendiri, tapi semuanya bekerja. Kita semua terlibat untuk mengamankan daerah kita ini," ungkapnya. (TN)
#Karhutla #BPBDP #Bengkalis terluas