TABLOIDTIRAI.COM - Jumlah hotspot atau titik panas di Pulau Sumatra kembali meningkat. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebanyak 2.671 hotspot terdeteksi pada Jumat (4/9) pagi yang tersebar di sembilan provinsi.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Putri Santy Siregar, mengatakan Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi provinsi dengan jumlah titik panas paling tinggi.
“Total titik panas di wilayah Sumatera mencapai 2.671 titik. Wilayah Sumatera Selatan menjadi yang terbanyak dengan 1.583 titik, disusul Jambi dengan 330 titik, dan Bangka Belitung 312 titik,” ujar Putri.
Selain Sumsel, sejumlah provinsi lainnya juga terpantau memiliki titik panas. Lampung mencatat 115 titik, Bengkulu 39 titik, Kepulauan Riau 29 titik, Sumatera Barat 21 titik, serta Sumatera Utara 8 titik.
Riau Terdeteksi 234 Hotspot
Sementara itu, kondisi di Provinsi Riau juga menjadi perhatian. BMKG mencatat sebanyak 234 hotspot terdeteksi di 10 kabupaten/kota di Riau pada Jumat (4/9).
Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni mencapai 79 titik. Selanjutnya, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tercatat memiliki 42 titik panas.
Berikut sebaran 234 hotspot di Provinsi Riau pada Juma (4/9):
- Indragiri Hilir: 79 titik
- Indragiri Hulu: 42 titik
- Bengkalis: 35 titik
- Kepulauan Meranti: 28 titik
- Pelalawan: 27 titik
- Siak: 12 titik
- Kuantan Singingi: 6 titik
- Rokan Hulu: 3 titik
- Kampar: 1 titik
- Kota Pekanbaru: 1 titik
Putri menjelaskan, dari total hotspot yang terdeteksi di Riau, terdapat lima titik yang memiliki tingkat kepercayaan atau confidence level tinggi. Masing-masing satu titik berada di Inhil dan Pelalawan, sedangkan tiga titik lainnya berada di Kepulauan Meranti.
“Dari jumlah tersebut, terdapat 5 titik dengan confidence level tinggi. Di Inhil dan Pelalawan masing-masing satu titik, di Kepulauan Meranti tiga titik. Selebihnya sebelas titik level rendah, sisanya level sedang,” ujar Putri. (TN)
#Karhutla #sumatra #titik panas sumatra