TABLOIDTIRAI.COM - Ketiadaan fasilitas pendidikan negeri jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kawasan Jalan Sepakat, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga saat mengikuti reses Anggota DPRD Pekanbaru, Firmansyah, Sabtu (18/7).
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat dari RW 9, RW 11, RW 19, dan RW 20 meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru segera membangun sekolah negeri di wilayah mereka. Selama ini, warga harus menyekolahkan anak-anak ke daerah lain karena belum tersedia SD maupun SMP negeri di sekitar kawasan Jalan Sepakat.
"Keluhan utama masyarakat tadi adalah tidak adanya SD dan SMP di kawasan Jalan Sepakat. Untuk jenjang SMP, anak-anak harus sekolah sampai ke arah Jalan Pemuda, jaraknya cukup jauh," kata Anggota DPRD Pekanbaru, Firmansyah, usai kegiatan reses, dilansir dari goriau.com, Sabtu (18/7).
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya menambah beban biaya transportasi dan waktu tempuh bagi keluarga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan para pelajar. Setiap hari, siswa harus melewati jalur yang padat dilintasi truk serta kendaraan bertonase besar ketika berangkat maupun pulang sekolah.
"Orang tua sangat khawatir. Anak-anak harus melintasi jalur yang ramai dilalui truk dan kendaraan besar. Risiko kecelakaan tentu lebih tinggi. Ini harus menjadi perhatian pemerintah," ujarnya.
Firmansyah menilai, belum adanya sekolah negeri di kawasan tersebut tidak sebanding dengan perkembangan permukiman di Kelurahan Sri Meranti yang terus mengalami pertumbuhan. Karena itu, penyediaan fasilitas pendidikan dasar dan menengah dinilai penting agar masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih dekat, merata, dan terjangkau.
Ia pun mendorong Pemkot Pekanbaru melalui dinas terkait segera melakukan pemetaan kebutuhan pembangunan sekolah di kawasan Jalan Sepakat. Menurutnya, keberadaan SD dan SMP negeri sudah menjadi kebutuhan mendesak agar anak-anak tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan pendidikan.
"Ini bukan sekadar permintaan membangun gedung sekolah. Yang diperjuangkan adalah pemerataan akses pendidikan. Jangan sampai anak-anak kehilangan kesempatan belajar atau harus mempertaruhkan keselamatan karena sekolah berada jauh dari tempat tinggal mereka," tegasnya.
Sebagai wakil rakyat, Firmansyah memastikan aspirasi masyarakat Kelurahan Sri Meranti akan dibawa ke dalam pembahasan bersama pemerintah daerah. Ia berharap pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di Jalan Sepakat dapat masuk dalam daftar prioritas pembangunan daerah.
"Kami akan mengawal aspirasi ini. Pemkot perlu segera memberikan perhatian karena yang terdampak bukan hanya satu lingkungan, tetapi empat RW sekaligus. Pendidikan merupakan pelayanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah," pungkasnya. (TN)
#DPRD Pekanbaru #Firmansyah #Jalan Sepakat