TABLOIDTIRAI.COM — PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari APRIL Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian tradisi dan budaya masyarakat adat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, melalui dukungan terhadap Festival Pacu Jalur Nasional 2026.
Festival Pacu Jalur Nasional 2026 yang digelar di Teluk Kuantan menjadi salah satu agenda budaya yang dinantikan masyarakat Kuansing. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat gotong royong, sekaligus mempertahankan identitas budaya daerah.
Dukungan RAPP untuk pelaksanaan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 diserahkan secara simbolis oleh General Manager Stakeholder Relations (GM SHR) RAPP Wan Moh Jakh Anza kepada Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Drs. Muradi, M.Si di Teluk Kuantan, Selasa (18/8).
Penyerahan tersebut turut disaksikan Ketua Panitia Pacu Jalur 2026 Andi Cahyadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuansing Dody Fitrawan, S.A.P., M.M., Camat Kuantan Tengah Eka Putera, Deputy GM SHR Hendra Huang, SHR Manager RAPP Raja Elwan Jumanri, serta Community Development (CD) Manager RAPP Amal Fathullah Randy.
Selain dukungan untuk penyelenggaraan festival, pada kesempatan tersebut CD RAPP juga menyerahkan bantuan 100 unit sarana kebersihan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kuansing. Sarana tersebut nantinya ditempatkan di kawasan gelanggang Pacu Jalur selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si mengapresiasi dukungan yang kembali diberikan RAPP terhadap penyelenggaraan Pacu Jalur.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih, penghargaan, dan apresiasi kepada PT RAPP yang konsisten memberikan dukungan bagi keberlangsungan event nasional Pacu Jalur,” ujar Muradi.
Ia menilai keterlibatan RAPP menunjukkan perhatian perusahaan terhadap kegiatan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuansing. Menurutnya, dukungan berbagai pihak dapat membantu penyelenggaraan Pacu Jalur terus berkembang dan semakin baik setiap tahunnya.
Muradi mengatakan kontribusi RAPP juga tidak hanya dirasakan panitia, tetapi turut menyentuh masyarakat dan sejumlah jalur yang ambil bagian dalam perlombaan.
“Kami juga melihat dukungan RAPP tidak hanya diberikan kepada panitia penyelenggara, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat dan sejumlah jalur yang ikut berpacu. Kami berharap kepedulian ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya untuk turut mendukung Pacu Jalur,” katanya.
Ia juga mengapresiasi bantuan 100 unit sarana kebersihan. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat mendukung terciptanya penyelenggaraan Pacu Jalur yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pengunjung untuk bersama-sama menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Sekali lagi, kami menyampaikan terima kasih kepada PT RAPP atas dukungan dan kepeduliannya terhadap Pacu Jalur dan masyarakat Kuantan Singingi,” tuturnya.
Sementara itu, GM SHR RAPP Wan Moh Jakh Anza menyampaikan bahwa dukungan terhadap Pacu Jalur merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan masyarakat, termasuk melalui pelestarian budaya lokal.
“Pacu Jalur memiliki nilai yang sangat kuat bagi masyarakat Kuantan Singingi. Selain menjadi bagian dari identitas budaya, tradisi ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang melibatkan banyak pihak. Kami ingin terus mengambil bagian dalam mendukung keberlangsungan tradisi ini agar nilai-nilainya dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Wan Jakh.
Menurut Wan Jakh, semangat kebersamaan dalam tradisi Pacu Jalur telah terlihat sejak tahap persiapan hingga perlombaan berlangsung. Proses pembuatan jalur, persiapan tim hingga pelaksanaan perlombaan melibatkan banyak unsur masyarakat.
Karena itu, Pacu Jalur dinilai bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial masyarakat Kuansing yang memiliki nilai budaya dan kebersamaan.
Sebagai bentuk dukungan lainnya, RAPP turut memberikan bantuan kepada tiga jalur dari wilayah operasional perusahaan yang akan berlaga pada Festival Pacu Jalur Nasional 2026.
Ketiga jalur tersebut yakni Jalur Limbago Sati Rantau Kuantan dari Desa Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah; Jalur Sari Jadi Gementar Alam dari Desa Pulau Beralo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang; serta Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi dari Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti.
Tidak hanya pada tingkat nasional, dukungan RAPP juga diberikan terhadap pelaksanaan Pacu Jalur tingkat rayon yang digelar menjelang event nasional.
Keterlibatan tersebut merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap rangkaian kegiatan Pacu Jalur sejak tingkat masyarakat hingga pelaksanaan perhelatan utama.
Pacu Jalur sendiri tidak hanya menjadi bagian penting dari kebudayaan masyarakat Kuansing, tetapi juga memiliki daya tarik bagi masyarakat dari berbagai daerah. Festival tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Kuansing kepada masyarakat yang lebih luas.
Keberlangsungan tradisi tersebut pun membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah hingga pihak pendukung lainnya.
Dukungan RAPP terhadap pelestarian budaya lokal juga sejalan dengan filosofi 5C yang menjadi landasan APRIL Group, yakni Good for Community, Good for Country, Good for Climate, Good for Customer, dan Good for Company.
Prinsip tersebut menjadi salah satu dasar perusahaan dalam menjalankan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Untuk Festival Pacu Jalur Nasional 2026, total dukungan RAPP mencapai Rp350 juta.
Dukungan tersebut meliputi kontribusi terhadap penyelenggaraan Pacu Jalur, penyediaan seragam panitia, bantuan 100 unit sarana kebersihan melalui CD RAPP kepada Dinas Lingkungan Hidup Kuansing, dukungan kepada tiga jalur dari wilayah operasional perusahaan yang mengikuti Festival Pacu Jalur Nasional 2026, serta bantuan dana untuk penyelenggaraan Pacu Jalur tingkat rayon.
Melalui dukungan tersebut, RAPP berharap dapat terus menjalin kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Kuansing dan masyarakat dalam mempertahankan Pacu Jalur sebagai warisan budaya yang tidak hanya memiliki nilai tradisi, tetapi juga memperkuat persatuan dan semangat gotong royong masyarakat.
“Semangat gotong royong yang menjadi bagian dari Pacu Jalur diharapkan terus tumbuh dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” harap pimpinan RAPP tersebut. (TN)
#Pacu Jalur #RAPP #Tradisi