TABLOIDTIRAI.COM – Presiden Prabowo Subianto berencana membangun 10 Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai bagian dari reformasi besar di sektor pendidikan nasional. Seluruh biaya pendidikan di perguruan tinggi tersebut akan ditanggung negara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Informasi tersebut disampaikan Gubernur Universitas Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto, usai dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7).
Menurut Donny, pendirian URI merupakan bagian dari visi besar Presiden untuk mengintegrasikan berbagai lembaga pendidikan dan pembinaan sumber daya manusia, mulai dari Sekolah Unggulan Garuda, perguruan tinggi, hingga Lembaga Administrasi Negara (LAN).
“Beliau ingin mengonsolidasikan dan mengintegrasikan beberapa pendidikan yang sudah ada saat ini. Kita sudah mendengar adanya Sekolah Unggulan Garuda, baik yang baru maupun hasil transformasi. Kemudian beliau juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Universitas Republik Indonesia diproyeksikan menjadi pusat pencetak calon pemimpin bangsa di berbagai bidang, sekaligus melahirkan tenaga profesional yang siap mengisi kebutuhan strategis negara, termasuk di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat fungsi LAN. Jika selama ini lembaga tersebut berfokus pada pembinaan aparatur sipil negara (ASN), ke depan cakupan tugasnya akan diperluas hingga mencakup penyiapan sumber daya manusia untuk BUMN.
“Penyiapan karyawan untuk BUMN juga akan dilaksanakan di Lembaga Administrasi Negara, sehingga ada kesinambungan antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja strategis,” jelasnya.
Melalui integrasi antara Sekolah Unggulan Garuda, Universitas Republik Indonesia, dan LAN, pemerintah ingin membangun ekosistem pendidikan nasional yang berkelanjutan. Lulusan terbaik diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan, profesional, birokrat, hingga tenaga kerja unggul yang berintegritas dan kompeten.
Sementara itu, Ketua Elang 3 Hambalang Riau, Pebriyan Winaldi, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo dalam membangun 10 Universitas Republik Indonesia. Ia menilai program tersebut merupakan terobosan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara merata dan berkelanjutan.
“Kami sangat mendukung langkah Presiden Prabowo. Pembangunan Universitas Republik Indonesia ini menjadi investasi besar bagi masa depan bangsa, terutama dalam mencetak generasi unggul dan pemimpin yang berintegritas,” ujar Pebriyan.
Ia juga menambahkan bahwa skema pendidikan gratis yang dibiayai APBN akan membuka peluang lebih luas bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas tanpa terkendala biaya. Menurutnya, keberadaan URI tidak hanya akan mencetak pemimpin nasional, tetapi juga menjawab kebutuhan tenaga profesional di sektor strategis, termasuk BUMN.
Program pembangunan 10 Universitas Republik Indonesia ini menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempercepat peningkatan kualitas SDM Indonesia. Dengan dukungan berbagai pihak, URI diharapkan menjadi pilar baru dalam mencetak generasi unggul yang siap memimpin Indonesia di masa depan. (ER)
#presiden prabowo #10 universitas #APBN