Perempuan di Tuah Madani Pekanbaru Tewas Bersimbah Darah, Mantan Suami Ditangkap

Perempuan di Tuah Madani Pekanbaru Tewas Bersimbah Darah, Mantan Suami Ditangkap

TABLOIDTIRAI.COM - Seorang perempuan bernama Rosdiana (55) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah di dalam kamar rumahnya yang berada di Jalan Surya Nomor 1, RT 003/RW 003, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, pada Jumat (7/8) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban diduga tewas akibat dibunuh oleh mantan suaminya, Marhalim (64). Pria yang diketahui tidak memiliki pekerjaan tersebut berhasil diamankan aparat kepolisian sesaat setelah peristiwa terjadi.

Kapolsek Binawidya Kompol Nusirwan melalui Kanit Reskrim Iptu Martin Luther membenarkan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan tersebut. Ia mengatakan, terduga pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif.

"Benar, telah terjadi dugaan tindak pidana pembunuhan. Terduga pelaku sudah kami amankan," ujar Iptu Martin.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kejadian itu pertama kali diketahui oleh dua orang saksi yang juga tinggal di rumah tersebut. Keduanya terbangun setelah mendengar pintu kamar mereka digedor oleh pelaku.

Ketika pintu dibuka, pelaku sudah tidak berada di depan kamar. Namun, kedua saksi melihat pintu kamar korban dalam keadaan terbuka dan menemukan sebilah parang tergeletak di lantai.

Merasa ada yang tidak beres, keduanya kemudian masuk ke kamar korban. Di sana mereka mendapati Rosdiana terbaring di lantai dalam kondisi bersimbah darah.

Mengetahui peristiwa tersebut, para saksi segera meminta bantuan warga sekitar. Seorang warga kemudian datang ke lokasi dan melihat pelaku sedang duduk di depan rumah.

Setelah memastikan kondisi korban, Bambang langsung mengamankan pelaku dan melakukan interogasi singkat. Dari pengakuan awal, pelaku mengaku telah membacok korban.

"Dari keterangan awal, pelaku mengakui telah membacok korban," kata Martin, dilansir dari Cakaplah.com, Jum'at (7/8).

Sekitar pukul 10.20 WIB, saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT dan Bhabinkamtibmas. Informasi itu kemudian diteruskan ke Polsek Binawidya.

Mendapat laporan tersebut, personel piket fungsi Polsek Binawidya yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kompol Nusirwan tiba di lokasi sekitar pukul 10.40 WIB.

Setibanya di lokasi, polisi langsung mengamankan pelaku, memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), serta menghubungi Tim Inafis Polresta Pekanbaru untuk melakukan olah TKP.

Tim Inafis tiba sekitar pukul 11.40 WIB dan segera melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Proses olah TKP selesai sekitar pukul 12.10 WIB.

Selanjutnya, jenazah Rosdiana dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru guna menjalani pemeriksaan medis dan autopsi sebagai bagian dari proses penyidikan.

Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang yang diduga digunakan pelaku dalam aksi tersebut.

Iptu Martin menambahkan, hingga kini penyidik masih mendalami motif di balik pembunuhan tersebut. Berdasarkan informasi awal, pelaku diketahui memiliki sifat temperamental dan mudah terpancing emosi.

"Motif masih dalam proses penyelidikan. Kami masih mendalami keterangan pelaku maupun para saksi serta menunggu hasil pemeriksaan lainnya untuk mengungkap secara utuh penyebab terjadinya peristiwa ini," jelasnya.

Saat ini, Marhalim telah diamankan di Polsek Binawidya dan akan menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (TN)

#Tuah Madani #Pembunuhan #Kriminal