TABLOIDTIRAI.COM - Pemandangan tak biasa terlihat di kantor DPRD Kampar pada Senin, 25 Mei 2026. Di saat aktivitas perkantoran pemerintahan seharusnya berjalan normal, suasana kantor wakil rakyat tersebut justru tampak lengang dan minim aktivitas, bahkan menjelang waktu Dzuhur.
Sejumlah ruangan terlihat tertutup dan beberapa area kantor tampak sepi dari kehadiran anggota dewan maupun aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Kondisi itu memunculkan kekecewaan dari warga yang datang dengan harapan dapat menyampaikan aspirasi ataupun menemui anggota DPRD.
“Datang dari pagi ingin bertemu anggota dewan untuk menyampaikan persoalan masyarakat, tapi suasananya sepi. Banyak yang tidak terlihat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (25/5).
Keluhan serupa juga disampaikan masyarakat lainnya. Mereka menilai kondisi tersebut mencerminkan rendahnya kedisiplinan dan lemahnya pelayanan publik di lembaga legislatif daerah. Padahal, saat itu masih dalam jam kerja aktif. “Kalau masyarakat yang terlambat urus administrasi sering disalahkan. Tapi kalau kantor wakil rakyat sepi saat jam kerja, siapa yang bertanggung jawab ?” kata warga lainnya dengan nada kecewa.
Sorotan publik terhadap minimnya aktivitas di kantor DPRD Kampar pun mulai menguat. Sebagai lembaga yang memiliki fungsi legislasi, pengawasan, dan penampung aspirasi rakyat, keberadaan anggota dewan dinilai penting untuk memastikan pelayanan politik kepada masyarakat tetap berjalan maksimal.
Upaya konfirmasi kepada Ketua DPRD Kampar terkait kondisi tersebut hingga berita ini diterbitkan belum membuahkan hasil. Pesan konfirmasi yang dikirim belum mendapat respons.
Kondisi kantor DPRD yang tampak sepi di hari kerja ini memunculkan pertanyaan publik mengenai kedisiplinan, efektivitas kerja, serta komitmen pelayanan para wakil rakyat kepada masyarakat Kampar. (Fauzi)
#DPRD Kampar Sepi #Masyarakat Kampar Mengeluh #Ketua DPRD Slow Respon