TABLOIDTIRAI.COM - Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kota Pekanbaru, Baharuddin Sidi Baditek, yang tergabung dalam Kloter BTH 10 Rombongan 6, dikabarkan meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, Sabtu pagi waktu setempat.
Informasi yang diterima redaksi menyebutkan, almarhum meninggal dunia sekitar pukul 06.40 di Hotel tempat menginap. Sebelum wafat, kondisi kesehatan almarhum diketahui masih dalam pengawasan tim medis karena memiliki riwayat hipertensi.
Berdasarkan kronologis yang dihimpun, selama berada di Makkah kondisi tekanan darah almarhum disebut stabil dan rutin dipantau dokter. Bahkan pada siang hingga malam sebelum meninggal, almarhum masih sempat berkomunikasi dengan petugas serta rekan satu kamar.
"Sekitar pukul 01.00 dini hari almarhum masih terlihat bangun dan pergi ke kamar mandi," ujar rekan sekamarnya, sebagaimana informasi yang diterima redaksi, Sabtu (23/5).
Saat waktu subuh tiba, rekan-rekan sekamarnya mengira almarhum masih tertidur lelap karena kelelahan usai menjalani rangkaian ibadah. Namun setelah mereka kembali dari mushala dan mendapati almarhum belum juga bangun, teman-temannya mencoba membangunkan. Saat itu kondisi almarhum sudah tidak merespons dan mengalami penurunan kesadaran hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 06.40.
Saat ini jenazah telah dibawa ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab utama kematian.
Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jemaah haji tersebut.
“Innalillaahi Wainna Ilaihi Raaji’uun. Telah berpulang ke rahmatullah jemaah haji Kloter BTH 10 Rombongan 6 asal Kota Pekanbaru, Baharuddin Sidi Baditek, di Safa Almarjan Makkah,” demikian informasi yang diterima redaksi dari pesan WhatsApp Wakil Wali Kota Pekanbaru.
Markarius Anwar langsung berkoordinasi dengan tim kesehatan Kota Pekanbaru agar menjalin komunikasi intensif dengan KKHI terkait penanganan lebih lanjut, termasuk proses penyelenggaraan jenazah almarhum.
"Kami juga meminta Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) Kota Pekanbaru untuk mendampingi istri almarhum yang turut menunaikan ibadah haji bersama suaminya," kata Markarius.
Diketahui, kondisi kesehatan istri almarhum juga sedang kurang baik sehingga saat ini beristirahat di hotel dan belum dapat mendampingi almarhum. (red)
#Wakil Walikota Pekanbaru #Jamaah Haji Wafat #Jamaah Haji Pekanbaru