PT Riau Petroleum Catat Laba Rp157 Miliar, Tokoh Agama Apresiasi Tata Kelola Perusahaan

PT Riau Petroleum Catat Laba Rp157 Miliar, Tokoh Agama Apresiasi Tata Kelola Perusahaan

TABLOIDTIRAI.COM - PT Riau Petroleum (Perseroda) kembali menunjukkan kinerja yang membanggakan dengan membukukan laba perusahaan sebesar Rp157 miliar dari pengelolaan Participating Interest (PI) 10 persen pada sejumlah wilayah kerja minyak dan gas di Provinsi Riau.

Pencapaian tersebut menjadi hasil dari penerapan tata kelola perusahaan yang semakin baik melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Proses tersebut juga diperkuat dengan pendampingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) melalui program koordinasi dan supervisi (Korsup) sektor mineral dan batu bara serta minyak dan gas bumi.

Keberhasilan ini semakin memperkokoh posisi PT Riau Petroleum sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis milik Pemerintah Provinsi Riau. Selain memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah, perusahaan juga terus memperluas manfaat bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar sektor pendidikan, keagamaan, budaya, hingga pemberdayaan masyarakat.

Di bidang keagamaan, PT Riau Petroleum aktif mendukung berbagai kegiatan yang berlangsung di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis. Sejumlah program yang mendapat dukungan perusahaan di antaranya Pesantren Kilat bertajuk "Mabit Bersama Generasi Z", Lomba Berzanji yang diselenggarakan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Mandau, serta pembinaan rutin Majelis Ta'lim di sejumlah masjid.

Tokoh agama yang juga menjadi penanggung jawab berbagai kegiatan keagamaan di Kota Duri, ustaz H. Yahya, Lc, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan PT Riau Petroleum yang kini mampu mencatatkan kinerja keuangan yang positif.

"Keberhasilan PT Riau Petroleum mencatat laba hingga Rp157 miliar merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi masyarakat Riau. Kami memahami bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penguatan tata kelola perusahaan yang mendapat pendampingan dari KPK RI. Ini membuktikan bahwa apabila sebuah BUMD dikelola secara profesional, transparan, dan berintegritas, maka hasilnya akan kembali dirasakan oleh masyarakat," kata ustaz H. Yahya, Lc, dilansir dari cakaplah.com, Ahad (26/7).

Menurutnya, dampak positif dari keberhasilan perusahaan telah dirasakan langsung oleh masyarakat melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di Kota Duri.

Ia menuturkan, PT Riau Petroleum memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pesantren Kilat bertema "Mabit Bersama Generasi Z", sehingga kegiatan pembinaan bagi para pelajar tersebut dapat berlangsung selama dua hari satu malam dengan materi yang lebih optimal.

Selain itu, perusahaan juga mendukung penyelenggaraan Lomba Berzanji yang digelar LAMR Kecamatan Mandau sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus melestarikan seni qasidah, rebana, dan tradisi pembacaan Berzanji.

Tidak hanya itu, kontribusi perusahaan juga diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan Majelis Ta'lim di sejumlah masjid di Kota Duri yang meliputi pembacaan Surah Yasin, tahsin Al-Qur'an, hingga tausiah agama yang dilaksanakan secara rutin.

"Kami sangat berterima kasih kepada PT Riau Petroleum yang selalu hadir dalam kegiatan-kegiatan keagamaan. Besar harapan kami perusahaan terus menjadi mitra masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi muda, kegiatan keagamaan, serta pelestarian budaya Melayu di Kota Duri maupun Provinsi Riau secara umum," ungkap ustaz Yahya, Lc.

Ia menambahkan, keberhasilan perusahaan meraih laba yang besar akan semakin bernilai apabila manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat luas.

"BUMD yang sehat adalah BUMD yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Apa yang dilakukan PT Riau Petroleum hari ini menjadi motivasi bagi anak-anak muda, majelis ta'lim, dan berbagai komunitas untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang bernilai ibadah dan membangun karakter generasi penerus," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Riau Petroleum (Perseroda), Prof. Husnul Kausarian, Ph.D., mengatakan capaian laba sebesar Rp157 miliar merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran perusahaan dalam menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), memperkuat akuntabilitas, serta menjalankan setiap proses bisnis sesuai prinsip kepatuhan.

"Pendampingan yang diberikan KPK RI melalui program koordinasi dan supervisi menjadi salah satu penguat dalam membangun sistem tata kelola perusahaan yang lebih transparan, akuntabel, dan berintegritas. Keberhasilan ini bukan semata-mata tentang angka laba, tetapi bagaimana setiap manfaat dari pengelolaan Participating Interest dapat memberikan nilai tambah bagi Pemerintah Provinsi Riau dan sebesar-besarnya kembali kepada masyarakat," ujar Prof. Husnul Kausarian.

Ia menegaskan, PT Riau Petroleum akan terus mengoptimalkan pengelolaan Participating Interest sebagai salah satu sumber pendapatan daerah sekaligus memperkuat implementasi program TJSL yang berfokus pada pembangunan kualitas sumber daya manusia.

"Kami percaya keberhasilan sebuah BUMD tidak hanya diukur dari kinerja keuangan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu kami akan terus memperluas program-program sosial di bidang pendidikan, keagamaan, budaya, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pembangunan Provinsi Riau," katanya.

Menutup keterangannya, ustaz H. Yahya, Lc berharap keberhasilan PT Riau Petroleum dapat menjadi inspirasi bagi seluruh BUMD di Indonesia dalam mengelola perusahaan secara profesional sekaligus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

"Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada PT Riau Petroleum dan seluruh jajarannya sehingga perusahaan terus tumbuh menjadi BUMD yang amanah, profesional, dan memberikan manfaat bagi umat. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-A'raf ayat 96, apabila penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, maka Allah akan melimpahkan keberkahan dari langit dan bumi. Semoga keberhasilan ini menjadi keberkahan bagi Provinsi Riau dan seluruh masyarakatnya," harap ustaz Yahya, Lc. (TN)

#perseroda #157 miliar laba #tokoh agama riau