Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Staf Bawaslu OKU akan Dimakamkan di Kampung Halaman Rokan Hilir

Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Staf Bawaslu OKU akan Dimakamkan di Kampung Halaman Rokan Hilir

TABLOIDTIRAI.COM - Seorang staf Bawaslu Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatra Selatan bernama Maria Simaremare (39) ditemukan tak bernyawa dan bersimbah darah di dalam rumahnya. Ia diduga menjadi korban kekerasan yang disertai dengan pencurian. Almarhum Maria Simaremare rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya di Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal, SE, M.Ikom saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya telah menugaskan Sulayman Pasha selaku Kordinator Sekretariat Bawaslu Rohil untuk berkoordinasi dengan pihak keluarga almarhum dan menyiapkan penyerahan jenazah dari Bawaslu Sumatra Selatan yang didampingi Bawaslu Rohil.

“Kami sedang menyiapkan prosesi penyambutan dan penyerahan almarhumah ke pihak keluarga, seluruh keluarga Bawaslu di negeri ini merasakan duka yang mendalam atas kepergian almarhumah. Almarhumah dikenal sebagai pegawai yang memiliki dedikasi dan tanggung jawab pada tugas dan harapan bagi keluarga," terangnya, Rabu (25/3).

Ketua Bawaslu Riau juga berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan segera menangkap pelaku.

Sementara itu, ketua Bawaslu Rohil Zubaedah saat dikonfirmasi melalui Kordinator Sekretariat Bawaslu Sulayman Pasha mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah melakukan persiapan dan menunggu jenazah almarhumah tiba di Bagan Batu.

Lanjutnya, sesuai dengan koordinasi yang dilakukan dengan Kasek Bawaslu Oku Selatan, pada pukul 11.33 jenazah akan dibawa ke Kabupaten Oku untuk proses pemberian formalin (embalming). Setelah proses embalmin, kemudian jenazah akan dikirim ke Bagan Batu, Rohol yang secara langsung didampingi salah satu kordiv oku selatan (Komang Ajik).

Dari keterangan yang didapat media ini, korban ditemukan pada hari rabu tanggal 25 maret 2026 sekira pukul 07.15 Wib di dalam kamar rumah miliknya bertempat di Perumahan Bukit Permai Desa Pelangki Kecamatan Muaradua Kabupaten OKU Selatan.

Penemuan itu bermula saat tetangga korban merasa curiga karena rumah korban tidak menunjukkan aktivitas seperti biasanya.

Sebelumnya, pada hari Selasa, 24 Maret 2026, warga sempat melihat seorang laki-laki keluar dari rumah korban dengan membawa sepeda motor milik korban serta menggendong tas ransel.

Karena kecurigaan tersebut, saksi bernama Yuliza Aini memanggil warga sekitar untuk memeriksa kondisi rumah korban. Saat dilakukan pengecekan, rumah dalam keadaan terkunci dari luar. Warga kemudian berinisiatif membuka jendela kamar secara paksa.

Setelah berhasil masuk, korban ditemukan dalam posisi tergeletak di lantai kamar dengan kondisi bersimbah darah dan telah meninggal dunia.

Selanjutnya, warga segera menghubungi pihak Polres OKU Selatan untuk penanganan lebih lanjut.

Adapun barang milik korban yang hilang di antaranya 1 unit sepeda motor jenis Honda Beat, 1 unit Laptop serta dua unit handphone.

Korban diduga meninggal dunia akibat tindak kekerasan, mengingat ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar rumahnya.

Sementara identitas laki-laki yang diduga berada di rumah korban masih dalam penyelidikan Polres OKU Selatan dan Polres OKU Selatan telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. (*)

#Staf Bawaslu OKU #Dugaan Pembunuhan #OKU Sumatera Selatan